KASONGAN – KaltengAkses.Com – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Katingan menjadi perhatian Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan.
Dia meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi agar pemadaman berjalan efektif dan dampak kabut asap dapat diminimalkan. Permintaan tersebut disampaikan saat Kapolda meninjau lokasi karhutla di Jalan Tjilik Riwut Km 17, Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Selasa (27/10/2026).
Didampingi Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono dan unsur terkait, Kapolda melihat proses pendinginan titik api. Setelah itu, rombongan mengunjungi Posko Karhutla Polres Katingan di Bukit Batu dan menyerahkan bantuan sembako serta vitamin kepada petugas dan relawan.
Iwan Kurniawan mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan mengetahui perkembangan penanganan kebakaran sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi di lapangan.
“Saya ingin mengetahui apa saja kekurangan mereka maupun kendala saat di lapangan. Nantinya, ini bisa menjadi bahan untuk mencari solusi yang dapat dikoordinasikan dengan Bapak Gubernur ataupun secara internal Polri,” tegasnya.
Dia menyebut Kabupatrn Katingan sebagai salah satu dari enam wilayah prioritas penanganan karhutla di Kalimantan Tengah. Meski hujan telah turun selama dua hari, sejumlah titik api masih belum padam sehingga pemantauan dan pemadaman harus terus dilakukan.
Kapolda juga meminta petugas memanfaatkan aplikasi Sipongi dan NASA untuk membantu mendeteksi titik panas. Selain itu, Polda Kalteng telah mengerahkan 300 personel Brimob untuk membantu penanganan karhutla di enam wilayah prioritas.
Dalam penegakan hukum, Iwan Kurniawan menyampaikan lebih dari 140 kasus karhutla telah ditangani. Sebanyak 46 orang dari kalangan masyarakat telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia juga menyebut terdapat pihak korporasi yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Dia mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran lebih luas dan menimbulkan kabut asap yang membahayakan kesehatan.
“Mari kita sama-sama menjaga lahan dan wilayah kita agar tidak terbakar, apalagi sampai masuk kawasan hutan. Jangan ada lagi yang melakukan pembakaran,” tegasnya. (redaksi)













