KatinganNasionalProvinsi Kalimantan Tengah

Danrem Wimoko Buka Bakti TNI AD di Katingan, Dorong Kesejahteraan Warga

×

Danrem Wimoko Buka Bakti TNI AD di Katingan, Dorong Kesejahteraan Warga

Sebarkan artikel ini
FOTO : Danrem 102/Panju Panjung, Brigadir Jenderal TNI Wimoko, saat menyerahkan pendistribusian bantuan Presiden RI kepada masyarakat, saat pembukaan Bakti TNI, di Tumbang Manggu, Kecamatan Sanaman Mantikei.

KASONGAN – KaltengAkses.Com – Pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan masyarakat menjadi sasaran program Bakti TNI AD untuk Rakyat di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Program ini diharapkan membuka akses wilayah terpencil sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut dibuka Komandan Korem (Danrem) 102/Panju Panjung, Brigadir Jenderal TNI Wimoko, di aula PT Dwima, Desa Tumbang Manggu, Kecamatan Sanaman Mantikei, Kamis (29/10/2026).

Wimoko mengatakan, program ini merupakan bentuk dukungan TNI AD dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pemerataan infrastruktur di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Pemerataan infrastruktur di wilayah 3T diharapkan bisa membuka akses sehingga berdampak terhadap perkembangan ekonomi, kehidupan sosial, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Sasaran pembangunan meliputi pembukaan dan peningkatan jalan di dua titik sepanjang sekitar 39 kilometer, pembangunan jembatan, penyediaan listrik melalui tenaga mikrohidro dan surya, serta pembuatan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Sekretaris Daerah (Sekda) Katingan Christian Rain menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, pembangunan ini menjadi harapan masyarakat, terutama di Kecamatan Sanaman Mantikei dan Petak Malai.

“Pemerintah daerah berharap seluruh kegiatan dapat diselesaikan sesuai rencana. Program seperti ini sangat bermanfaat karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat, terutama di wilayah 3T,” kata Christian Rain.

Selain pembangunan fisik, kegiatan tersebut juga mencakup pengobatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan, serta penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.

Program ini direncanakan berlangsung selama dua hingga tiga bulan dengan melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, pihak perusahaan, dan unsur masyarakat guna mendukung pemerataan pembangunan di Kabupaten Katingan. (redaksi)

error: Konten di proteksi