Hukum dan KriminalKatinganNasionalProvinsi Kalimantan Tengah

Hari Keempat Pencarian, Tim Gabungan Temukan Bripda Nopandri Ramadhana Meninggal Dunia

×

Hari Keempat Pencarian, Tim Gabungan Temukan Bripda Nopandri Ramadhana Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
FOTO : Jenazah korban saat dilakukan evakuasi ketika Korban ditemukan sekitar pukul 15.55 WIB di daerah aliran Sungai Katingan, tepatnya di seberang Desa Tumbang Lahang.

KASONGAN, KaltengAkses.Com – Memasuki hari keempat operasi pencarian terhadap anggota Polri yang hilang saat menjalankan tugas pemberantasan narkoba di Kecamatan Katingan Tengah, tim gabungan berhasil menemukan Bripda Nopandri Ramadhana (24) dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (4/7/2026) sore.

Korban ditemukan sekitar pukul 15.55 WIB di daerah aliran Sungai Katingan, tepatnya di seberang Desa Tumbang Lahang, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan. Saat ditemukan, jasad korban terapung dan tersangkut di ranting kayu di tepi sungai.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan penemuan tersebut. Menurutnya, tim gabungan yang sejak beberapa hari terakhir melakukan penyisiran langsung mengevakuasi korban setelah memastikan identitasnya.

“Jenazah korban langsung dievakuasi ke posko pencarian, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi,” jelas Kapolres.

Bripda Nopandri merupakan salah satu dari tiga personel Polri yang terlibat dalam operasi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei pada Rabu (1/7/2026). Dalam peristiwa tersebut, para personel dilaporkan hilang saat menjalankan tugas.

Sebelumnya, Aipda Anumerta Yudhie Perdana Putra telah ditemukan lebih dahulu dalam keadaan meninggal dunia di sebuah lanting di tepian Sungai Katingan pada hari kejadian. Sementara itu, satu personel lainnya, Aiptu Sumariyanto, hingga kini masih dalam pencarian.

Operasi pencarian masih terus dilanjutkan dengan melibatkan personel Polri bersama unsur TNI, Basarnas, BPBD, dan masyarakat setempat. Penyisiran difokuskan di sepanjang aliran Sungai Katingan serta sejumlah lokasi yang diperkirakan menjadi titik keberadaan korban.

Di samping proses pencarian, kepolisian juga terus mendalami rangkaian peristiwa yang terjadi dalam operasi pemberantasan narkoba tersebut guna mengungkap kronologi secara utuh. (Akmera)

error: Konten di proteksi