KASONGAN, KaltengAkses.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan terus memperkuat fondasi pembangunan berbasis data melalui pelaksanaan Entry Meeting Penilaian Penyelenggaraan Statistik Sektoral Daerah yang dilaksanakan di Aula Rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Katingan, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum awal dalam proses penilaian statistik sektoral yang bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan data di lingkungan perangkat daerah. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan setiap data yang dihasilkan memiliki standar kualitas yang baik dan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kabupaten Katingan sebagai walidata berperan penting dalam mengoordinasikan jalannya kegiatan.
Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Katingan hadir sebagai pembina data yang memberikan arahan teknis terkait penilaian.
Selain itu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Katingan turut berperan sebagai sekretariat. Kegiatan ini juga melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi lokus penilaian, yakni Dinas Kesehatan serta Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Katingan.
Kepala BPS Kabupaten Katingan, Khalid Zuhri, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa penilaian statistik sektoral merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas data yang dihasilkan oleh pemerintah daerah. Dia menekankan pentingnya kesiapan OPD dalam memenuhi indikator penilaian yang telah ditetapkan.
“Data yang berkualitas menjadi dasar utama dalam penyusunan kebijakan. Oleh karena itu, setiap perangkat daerah harus mampu menghasilkan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Kepala Diskominfostandi Kabupaten Katingan, Hotden Manto Manalu, menambahkan bahwa peran walidata sangat strategis dalam memastikan data sektoral terintegrasi dengan baik. Menurutnya, pengelolaan data yang terkoordinasi akan berdampak pada efektivitas pembangunan daerah.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi antar perangkat daerah agar data yang dihasilkan dapat memenuhi standar dan mendukung pengambilan kebijakan yang tepat,” jelasnya.
Sementara itu, Heru Pramono dari bappedalitbang Kabupaten Katingan menyampaikan bahwa sinergi antar OPD menjadi faktor penting dalam keberhasilan penyelenggaraan statistik sektoral. Ia berharap seluruh pihak dapat berperan aktif dalam proses penilaian ini.
Perwakilan OPD lokus pun menyatakan kesiapannya untuk mengikuti seluruh tahapan penilaian, termasuk dalam pemenuhan indikator serta peningkatan kualitas dokumentasi kegiatan statistik di masing-masing instansi. (Akmera)












