Berita EksekutifKatinganNasionalProvinsi Kalimantan Tengah

Pemprov Kalteng Lanjutkan Pembukaan Jalan Kereng Pakahi-kampung Melayu

×

Pemprov Kalteng Lanjutkan Pembukaan Jalan Kereng Pakahi-kampung Melayu

Sebarkan artikel ini
FOTO : Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng, Juni Gultom.

KASONGAN,KaltengAkses.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus membuka akses jalan Kereng Pakahi-Kampung Melayu, Kecamatan Mendawai, Kabupaten Katingan. Tahun 2026, pembangunan ruas tersebut mendapat alokasi anggaran sebesar Rp15 miliar yang dibagi dalam dua paket pekerjaan.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng, Juni Gultom, mengatakan paket pertama senilai Rp8 miliar telah selesai dikerjakan. Sementara paket kedua sebesar Rp7 miliar masih dalam proses hingga batas sungai menuju Kampung Melayu.

“Untuk tahun depan akan kita lanjutkan kembali. Desa Telaga sudah bisa terakses, kemudian kita arahkan ke seberang dan terus dilanjutkan menuju Kampung Melayu,” jelas Juni Gultom, Kamis (1/10/2026) kepada wartawan, di Katingan.

Menurutnya, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan akses yang terlebih dahulu bisa dilalui masyarakat. Setelah jalan terbuka, pembangunan jembatan dan infrastruktur pendukung akan dilanjutkan secara bertahap.

“Yang penting kita buka dulu agar fungsional dan bisa dilewati masyarakat. Untuk Rp8 miliar tahun ini, kendaraan sudah bisa masuk,” jelasnya.

Sementara terkait jalur Hantipan atau kerukan yang menjadi salah satu akses alternatif masyarakat di wilayah hilir, Juni menyebut masih dalam tahap perencanaan. Rencana tersebut akan menghubungkan wilayah Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur, dengan Kabupaten Katingan. Namun, perbedaan elevasi serta keberadaan kawasan hutan lindung menjadi sejumlah hal yang masih perlu dikaji.

“Apakah nanti dilakukan pengerukan, pelebaran atau dibuat jalan, semuanya masih kita pertimbangkan. Kita akan pelajari dan desain terlebih dahulu,” katanya.

Dia memastikan pembangunan Kereng Pakahi-Kampung Melayu akan terus dilanjutkan secara bertahap. Sejauh ini, proses pekerjaan di lapangan berjalan lancar dan hampir tidak mengalami kendala berarti. (redaksi)

error: Konten di proteksi