Gunung Mas

Bupati dan Kapolres Gunung Mas Bahas Penanggulangan Karhutla, Sarpras Polres Turut Dicek

×

Bupati dan Kapolres Gunung Mas Bahas Penanggulangan Karhutla, Sarpras Polres Turut Dicek

Sebarkan artikel ini
MENGECEK : Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, S.E, M.Si, didampingi Kapolres Gumas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H, S.I.K, M.A, Dandim 1018/Gumas Letkol Arm Danang Wahyu Utomo, S.Sos, M.H.I, dan pejabat utama polres, ketika pengecekan sarana serta prasarana pendukung penanggulangan Karhutla milik Polres Gumas, Rabu, 2 September 2026.

KUALA KURUN – KaltengAkses.Com – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong, S.E, M.Si, bersama Kapolres Gumas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H, S.I.K, M.A, dan Dandim 1018/Gumas Letkol Arm Danang Wahyu Utomo, S.Sos, M.H.I, melaksanakan rapat penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan pengecekan sarana dan prasarana pendukung penanganan Karhutla yang dimiliki Polres Gumas, Rabu, 2 September 2026.

Rapat berlangsung mulai sekitar pukul 09.30 WIB di ruang kerja Kapolres Gumas, Jalan Bhayangkara No. 01, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gumas.

Sejumlah pejabat utama Polres Gunung Mas turut mengikuti kegiatan, di antaranya Kabag Ops AKP Nurheriyanto Hidayat, S.H, M.Si, Kasat Reskrim AKP Agung Gunawan Putra, S.T.K, S.I.K, M.H, CPHR, CBA, serta Kasat Samapta AKP A. Agung Gede Raka Sumiartha.

Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Polres Gumas dan Kodim 1018/Gumas dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah. Koordinasi dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan antarlembaga dalam mendukung penanganan apabila terjadi kebakaran di lapangan.

Kapolres Gumas AKBP Arum Sari Puspita Dewi mengatakan, penanganan karhutla membutuhkan koordinasi yang baik karena pelaksanaan di lapangan melibatkan berbagai unsur dengan tugas masing-masing.

“Penanggulangan karhutla membutuhkan kerja bersama. Koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan unsur terkait harus terus dijaga agar ketika terjadi kebakaran, personel maupun sarana pendukung dapat digunakan secara terarah,” ujar AKBP Arum Sari Puspita Dewi.

Menurut Kapolres, kesiapan tidak hanya berkaitan dengan personel, tetapi juga kondisi sarana dan prasarana yang digunakan dalam penanganan. Peralatan yang tersedia perlu dipastikan dalam kondisi siap sehingga dapat mendukung petugas ketika dibutuhkan.

Usai rapat, Bupati Gumas bersama Kapolres, Dandim, dan pejabat terkait melakukan pengecekan sarana serta prasarana pendukung penanggulangan Karhutla milik Polres Gumas. Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kesiapan peralatan yang dapat digunakan personel saat melaksanakan tugas di lapangan.

Kapolres menambahkan, pengecekan sarpras menjadi langkah penting dalam menjaga kesiapsiagaan.

“Peralatan yang tersedia perlu dipastikan kondisinya sehingga dapat digunakan ketika diperlukan. Kami juga mengingatkan personel agar dalam setiap penanganan tetap mengutamakan keselamatan dan bekerja secara terkoordinasi,” katanya.

Kehadiran Bupati dan Dandim dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya koordinasi lintas sektor dalam menghadapi Karhutla. Pemerintah daerah, TNI dan Polri memiliki peran masing-masing yang perlu disinergikan agar respon terhadap kejadian dapat dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan.

Selain kesiapan internal, partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan Karhutla. Informasi mengenai titik api yang disampaikan secara cepat dapat membantu petugas melakukan pengecekan dan mengambil langkah penanganan lebih awal.

Melalui rapat koordinasi dan pengecekan sarana prasarana tersebut, Polres Gumas bersama Pemerintah Kabupaten Gumas dan Kodim 1018/Gumas diharapkan semakin siap menghadapi potensi Karhutla. Sinergi antarinstansi serta dukungan masyarakat diharapkan terus diperkuat sehingga pencegahan, penanganan, dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin cepat dan efektif. (Tim Redaksi)

error: Konten di proteksi